1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Judul Halaman Saya

Friday, February 12, 2016

KLIPING ON LINE PSIS

logo SUARA MERDEKA

Selasa, 5 Agustus 2002

Belum Dipanggil PSIS, Oliveira ke Pelita

 

DIPERTAHANKAN: Striker Prancis, Thierry Henry (tengah) tetap dipertahankan oleh Arsenal. Pemain keling itu tak dijual meskipun banyak klub besar mengincarnya. Pemain yang dikabarkan akan hengkang ke Liga Spanyol atau Seri A Italia itu mengatakan, hidupnya bisa menjadi tidak berarti tanpa Arsenal. (Foto:Suara Merdeka/rtr-77)

SEMARANG - Senin ini sekitar pukul 05.00 WIB, tiga mantan pemain PSIS yakni Restu Kartiko, M Ridwan, dan Arilson de Oliveira secara bersama-sama berangkat untuk bergabung dengan Pelita Krakatau Steel Cilegon naik kereta dari Stasiun Tawang.
Keberangkatan tiga pemain itu menjadi pembicaraan hangat pecandu sepakbola Semarang, saat mereka menyaksikan Kompetisi Divisi I-II PSIS di Stadion Citarum petang kemarin.
Kokok (panggilan akrab Restu Kartiko) dan Ridwan sudah pasti bergabung dengan klub yang dilatih oleh Danurwindo itu, setelah beberapa hari lalu melakukan ikatan kontrak sebagai tanda jadi.
"Saya tahu, mereka bertiga akan berangkat bersama-sama, karena saya melihat tiket tiga pemain itu. Kalau Kokok dan Ridwan sudah tanda tangan kontrak, Oliveira baru sebatas seleksi," tutur salah satu sumber yang layak dipercaya.
Kepergian Oliveira dikatakan akibat ketidakpuasannya setelah ikut seleksi beberapa hari, tetapi sampai sekarang belum diperhatikan. Sedangkan pemain yang dipanggil sudah tanda tangan kontrak.
"Mungkin dengan pertimbangan itu, Oliveira nekat ke Cilegon. Kami juga mendengar, kontrak yang diminta pemain Brasil itu terlalu tinggi. Kabar yang kami terima mencapai Rp 250 juta."
Suasana Baru
Sementara itu, Oliveira ketika dihubungi Suara Merdeka semalam membenarkan pagi ini akan berangkat ke Cilegon bersama dua rekannya. Hal itu akibat belum ada kejelasan dari pihak manajemen.
Dia mengakui, sampai saat ini belum pernah dipanggil untuk negosiasi seperti rekan-rekan yang lain. Tentu sebagai pemain profesional, yang hidupnya dari main bola, muncul keragu-raguan.
"Buat apa saya menunggu-nunggu hal yang belum jelas, persyaratan ikut seleksi sudah kami lakukan. Nyatanya, dipanggil pun belum. Mumpung masih ada kesempatan, lalu saya melamar ke Pelita," katanya.
Dianggapnya wajar, kalau dia menaikkan harga seperti pemain-pemain yang lain. Tetapi kenyataannya, pemain-pemain yang lain sudah melakukan prakontrak, dia belum.
"Memang benar, seperti apa yang Anda katakan. Nilai kontrak, kami minta naik. Tetapi penawaran itu tidak harga mati, masih bisa 'digoyang' atau ditawar. Dipanggil saja tidak, dengan terpaksa saya harus mencari suasana baru."
Kepiawaiannya sudah diperlihatkan bertahun-tahun di Kota ATLAS ini. Terakhir di KLI VIII berhasil mencetak delapan gol, sehingga dirinya beranggapan masih layak dipertahankan.
"Kurang apa loyalitas saya dengan PSIS, tetapi kenyataannya seperti ini. Bukan pemain inti saja sudah dipanggil, sementara saya yang menjadi pemain inti belum disentuh." (C16-57t)
 

 



No comments:

Post a Comment