1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Judul Halaman Saya

Tuesday, February 16, 2016

KLIPING ON LINE PSIS

logo SUARA MERDEKA

Selasa, 6 Agustus 2002

 

Penawaran Oliveira Dinilai Terlalu Mahal

SEMARANG - Permintaan yang terlalu mahal. Itulah yang membuat Arilson de Oliveira belum dipanggil oleh pihak manajemen, kendati para pemain yang sama-sama ikut seleksi, sebagian besar sudah melakukan pra-kontrak sebagai tanda jadi untuk membela PSIS persiapan KLI IX.
Pada putaran KLI VIII, nilai kontrak masih Rp 100 juta plus gaji Rp 10 juta/bulan. Namun, pada saat dipanggil untuk mengajukan penawaran, pemain asal Brasil itu mematok harga terlalu tinggi.
Dia meminta nilai kontrak Rp 250 juta, meminta gaji dua kali lipat, dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta, sehingga permintaan yang dinilai terlalu tinggi tersebut, masih ditangguhkan.
"Seperti program kami, pemain asing prioritas akhir. Tetapi kalau permintaannya tidak terlalu tinggi, Oliveira sudah teken pra-kontrak, karena dia termasuk pemain yang dipanggil," tutur pelatih Daniel Roekito, kepada wartawan seusai latihan di Stadion Jatidiri, petang kemarin.
Penawaran sebesar itu, bisa digunakan untuk merekrut dua pemain nasional Budi Sudarsono dan Gendut Dony. "Pak Marmo (Wakil Manajer Drs Soemarmo MM - Red) sudah melakukan pendekatan terhadap Gendut Dony. Kami juga baru mencari pemain depan," tambahnya sambil menjelaskan, kebutuhan tim sudah terpenuhi 90 persen.
Wakil Manajer Tim Drs Soemarmo juga mengaku penawaran oleh Oliveira terlalu tinggi. "Kami sudah mencoba menawar, Oliveira belum mau bergeser," jelasnya.
Itulah sebabnya, perhatian pihak manajemen dialihkan ke striker Persija Gendut Dony asal Salatiga. "Pendekatan yang kami lakukan sudah mendekati jadi. Kepastiannya minggu depan, saat itu saya akan ke Jakarta."
Sementara itu, suasana latihan sore kemarin diwarnai maraknya pemain-pemain yang melamar, kendati belum hadirnya pemain-pemain luar kota, yang sudah teken pra-kontrak, seperti I Komang Putra, Agus Murod, Bonggo Pribadi, Heri Ismanto.
Wajah-wajah baru itu adalah mantan pemain eks Divisi I yang timnya gagal masuk empat besar, antara lain kiper Hadi Suryanto asal Persijap, Maradona, Ori Kambuaya, Anang Dwita dari Pusam Samarinda, termasuk kakak kandung Gendut Dony, yang pernah memperkuat PSIS dan Bandung Raya yaitu Deftendy.
Padahal menurut Daniel Roekito, dari 23 pemain inti yang dibutuhkan, sekarang sudah terisi 19 pemain, sehingga hanya ada empat lowongan pemain. (C16-57e)

 

No comments:

Post a Comment